Menulislah, Maka Kamu Abadi
Cari Berita

Advertisement

Menulislah, Maka Kamu Abadi

Minggu, 01 Oktober 2017

Foto : Penulis
Tertunda cukup lama padahal cuma hanya untuk mengekpresikan kreatifitas otak, anehnya diri ini tidak bisa tenang sebelum apa yang ada dalam alam pikiran tersampaikan meski sekedar lewat tulisan.

Padahal jujur saja dalam diri ini sama sekali tidak terdapat sesuatu yang mengharuskan untuk menulis, alasannya sangat jelas bahwa malas dalam membaca "iya", pintar juga "tidak", pengalaman hidup "biasa saja", dan orang berilmu "apalagi ". 

Ya kalau di pikir-pikir memang dengan begini yang membedakan manusia dengan mahkluk sejenisnya, menulis tidak mengharuskan untuk pintar dulu, banyak baca dulu, cari pengalaman dulu, dan berilmu dulu akan tetapi karena dengan menulis adalah bentuk mengabadikan diri. 

Terkecuali yang akan ditulis ada hubungannya dengan ilmu pengetahuan atau ilmiah, jika demikian baru perihal di atas berlaku untuk siapa saja yang mau menggoreskan tinta hitam di atas putih yang nantinya akan dipergunakan dalam pembelajaran kehidupan, kebutuhan atau semacamnya.

Mampu menulis itu kelebihan, meskipun tulisan yang di hasilkan tidak mengandung faidah atau kemanfaatan bagi kehidupan namun dengan menulis itu akan menjadi sebuah awal untuk menorehkan sebuah keabadian penciptaan peradaban. 

Meluangkan waktu untuk menulis itu memang butuh pengorbanan, bagaimana tidak demikian hampir jutaan godaan datang untuk menggugurkan keinginan setiap kali akan melukiskan sesuatu yang terdapat di dalam alam pikiran sungguh luar biasa sekali bukan.

Menulis memang mudah sekali sehingga tidak jarang banyak insan yang terkadang suka menyepelekan sebuah tulisan, hey bentar! ini beneran menyepelekan atau karena ketidak mampuan untuk membuat karya tulisan, hehe? padahal bisa jadi tulisan adalah karya terbaik dalam kehidupan sekarang dan masa depan. 

Contoh saja, bagaimana mungkin akan ada jaman seperti sekarang kalau insan jaman dulu tidak meninggalkan karya-karyanya dalam bentuk tulisan dan bagaimana caranya insan sekarang mengenal insan terdahulu jika bukan karena ciptaan karya tulisan.

Sebuah kejadian akan sangat mudah terlupakan jika tidak di ukir dengan tulisan, lantas masih tunggu apalagi untuk menulis???

Penulis : Muhammad Ali Burhan