LPJ Pemdes Tahun 2016 Belum Selesai, BPD Sangiang Tolak Musdes
Cari Berita

Advertisement

LPJ Pemdes Tahun 2016 Belum Selesai, BPD Sangiang Tolak Musdes

Kamis, 05 Oktober 2017

Suasana Rapat Pemerintah Desa Sangiang Bersama BPD membahas rencana pelaksanaan musdes
Indikatorbima.com - Sekertaris Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sangiang menolak pelaksanaan Musyawarah Desa (Musdes) tentang pembangunan Desa tahun anggaran 2018 yang direncanakan akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 07 Oktober 2017 mendatang. Namun anehnya, terjadi perbedaan pendapat antara ketua dan sekertaris BPD Sangiang. Kamis, (05/10/17).

Ruslin, Ketua BPD ketika dikonfirmasi melalui via telpon malah mengatakan hal yang berbeda. ia mengatakan bahwa, BPD tidak menolak pelaksanaan Musdes tentang pembangunan 2018 akan tetap dilaksanakan.

"tidak ada masalah, musdes direncanakan akan dilaksanakan sabtu besok" katanya. 

Sementara itu, Sekertaris BPD Sangiang Muhammad Saleh secara tegas dan terang-terangan menolak pelaksanaan Musdes tentang pembangunan Desa Sangiang tahun anggaran 2018, hal itu dilakukan karna Pemerintah Desa Sangiang masih belum menyelesaikan laporan pertanggung jawaban tahun anggaran 2016.

"saya yang tolak, karna pemdes belum melakukan pertanggung jawaban tahun anggaran 2016, sampai kapanpun musdes tidak akan dilaksanakan sebelum LPJ tahun 2016 dilakukan" tegasnya kepada indikator Bima.

Saleh mengungkapkan bahwa, masih ada item kegiatan tahun anggaran 2016 yang belum diselesaikan sehingga pemdes tidak berani melakukan LPJ.

"Jangan dulu LPJ sebelum item kegiatan tahun anggaran 2016 belum selesai, salah satunya pembangunan pagar desa" tuturnya.

"BPD punya wewenang mengawasi dan mengotrol kinerja pemerintah Desa" lanjutnya.

Menanggapi hal itu, pihak pemerintah Desa Sangiang dalam hal ini kepala Desa menerima penolakan tersebut dengan catatan pihaknya akan segera menyelesaikan LPJ tahun Anggaran 2016 sembari menyelesaikan kegiatan-kegiatan Desa.

"Baiklah mana baiknya untuk kita semua, tapi kita tetap laksanakan program-program yang ada" kata Saleh meniru tanggapan kepala Desa Sangiang.

Berbeda dengan Nasrullah Sekertaris Desa Sangiang, ia mengatakan bahwa, tidak bijak rasanya jika BPD hendak menyelesaikan masalah dengan masalah. Tegas ia katakan bahwa BPD tidak boleh menghambat proses pembangunan Desa.

"Alangkah tidak bijak kawan-kawan BPD jika hendak menyelsaikan masalah dengan masalah, kalau kuku kita yang panjang yang dipotong kukunya aja, jangan tangan dong yang dipotong. BPD tidak boleh menghambat proses pembangunan desa"

Reporter : Furkan