Hilang Adab
Cari Berita

Advertisement

Hilang Adab

Sabtu, 28 Oktober 2017

Ilustrasi (foto : Klikberita)
Menjadi pintar atau menjadi baik. Dua pilihan yang tak seharusnya di pertentangkan. Keduanya seperti dua sisi mata pedang saling menggenapi. Pintar lebih dekat dengan akal dan pikiran. Baik lebih dekat dengan perasaan dan hati. Kemudian diejawantah dalam tata laku praksis.

Tidak terbayang ketika ada orang pintar tapi tak punya adab. Ilmunya akan sangat berbahaya, bisa menikam atau melukai siapapun yang tak disuka. Orang pintar sudah pasti kuat berargumen. Berhujjah dan berdalil untuk menjustifikasi pandangan atau manhaj-nya.

Kekuatan akal dan pikiran kerap tidak terkendali. Bahkan cenderung merusak. Kebenaran yang dibangun atas dasar akal dan pikiran semata, sering mengabaikan banyak hal terutama moralitas dan kebaikan.

Kebaikan sering berhubungan dengan perasaan dan hati. Tidak obyektif dan cenderung subyektif. Kebaikan apapun tanpa sandaran ilmu hasilnya kurang elok. Bahkan mungkin bisa sebaliknya.

Potongan kisah seekor keledai yang ditunggangi bapak dan anak barangkali bisa mengurai betapa kebaikan tanpa ilmu akan menyesakkan. Bahkan membuat banyak pandangan yang rumit. Apapun yang dilakukan serba salah sebab tidak ada ukuran atau standar baku yang digunakan. 

Ilmu dan adab harus saling menggenapi. Ibarat dua mata pedang menyatu tak boleh dipisah.

Para ulama salaf menempatkan adab di tempat tinggi. Bahkan beberapa ulama mensyaratkan belajar adab sebagai dasar atau fondasi sebelum mempelajari ilmu. 

Rasulullah Saw berkata seorang Mukmin bukanlah seorang pengumpat, pengutuk yang suka berkata keji dan kotor, sungguh dalam diri nabi saw terdapat prilaku yang agung. Banyak orang pintar berilmu tinggi membuatnya kian tinggi hati, suka mencela dan merendahkan.

Imam Ibnul Mubarak berkata, aku belajar adab selama 30 tahun dan belajar ilmu selama 20 tahun, sedikit adab lebih aku butuhkan ketimbang banyaknya ilmu".

Jika tak berkesempatan menjadi orang berilmu setidaknya kita punya banyak kesempatan berbuat bajik. Adab adalah pakaian dan banyak menjadi sebab apakah seseorang masuk surga atau neraka. 

Penulis : @nurbaniyusuf Komunitas Padhang Makhsyar