Baru 2 Bulan menikah, Perempuan Asal Wera ini Sering Alami KDRT
Cari Berita

Advertisement

Baru 2 Bulan menikah, Perempuan Asal Wera ini Sering Alami KDRT

Jumat, 27 Oktober 2017

Gambar ketika N menunjukan bekas lukanya 
Indikatorbima.com - Pernikahan baru berjalan dua Bulan, Seorang istri berinisial N (21) tahun Asal Desa Nunggi Kecamatan Wera Kabupaten Bima, NTB ini sering mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) oleh sang Suami berinisial A (25) tahun Asal Desa Sape Parangina. Tak tahan dipukul oleh sang suami N kabur dari rumahnya. Jum'at, (27/10/17).

"Ia sekarang N kabur dari rumah" kata N kepada Indikator Bima.

Melihat dan mengalami perlakuan suami terhadap dirinya, N berusaha melaporkan tindakan kriminal suaminya kepada pihak kepolisian, namun sang suami A, sangat ketat menjaga dan mengawasi N, bahkan tak segan-segan mengancam untuk melukai N.

"Kemarin mau lapor tapi nggak bisa turun dari rumah. Soalnya di jaga sama dia jadi N hanya bisa kabur saja" keluh N kepada Indikator Bima ketika di Hubungi melalui Via Massanger.

"Kemarin pas mau turun pergi ngelapor dia duduk di rumah terus. jadi N nggak bisa kemana-mana" tambahnya.

Lebih lanjut N mengungkapkan bahwa dirinya bersama sang suami A hampir mengalami perkelahian setiap harinya. Akibatnya N mengalami pendarahan pada telinga dan memar-memar biru pada beberapa bagian Wajah.

"Kalu berantam setiap hari" ungkapnya 

"Yang bedarah cuman di telinga aja tapi muka Nur biru-biruan semua. liat aja fotonya. Kalo masalah pukul yang begitu keras baru 1 kali tapi Nur sering di ancam. dia tidur makan sama golok terus" Lanjut N meratapi kesedihannya.

Sebelumnya N melalui akun Facebooknya pernah mengunggah beberapa Foto (3) dengan pesan yang cukup mengharukan. 

"Luka ini akanku selalu ingat. Aku pergi dari kalian bukan karna kemauanku sendiri atau kemauan keluargaku. tapi aku pergi karna diriku nggak kuat di siksa ma kamu terus. Tapi ingat jika kamu menyusai keluargaku penjara akan menerima kamu aku akan tuntut kamu tunggu aja waktunya" tulisnya pada akun facebooknya yang di unggah beberapa jam lalu.

Reporter : Furkan