Ketika diminta Klarifikasi Terkait Pungli di Desa, Kepala Dinas BPMDes Kok lari
Cari Berita

Advertisement

Ketika diminta Klarifikasi Terkait Pungli di Desa, Kepala Dinas BPMDes Kok lari

Rabu, 11 Oktober 2017

Anggota FKMH ketika mendatangi kantor BPMdes yang disambut oleh sekertaris BPMdes
Indikatorbima.com - Kepala dinas Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPM Des) Kabupaten Bima Andi Sirajudin menghilang dengan berbagai macam alasan ketika dimintai kalarifikasi oleh Forum Komunikasi Mahasiswa Hukum (FKMH) Bima terkait pemungutan 1 juta uang tiap Desa se-Kabupaten Bima yang tidak memiliki landasan dan dasar yang jelas beberapa bulan yang lalu. Rabu, (11/10/17).

Sebelumnya, pihak FKMH sudah melayangkan surat permohonan audiensi untuk meminta kalarifikasi dengan Kepala Dinas BPMDes Andi Sirajudin senin (9/10/2017) lalu dengan jadwal audiensi rabu (11/10/2017) pukul 09.00 Wita. Setelah jajaran pengurus FKMH datang ke kantor BPMDes sesuai dengan jadwal audiensi namun Kepala Dinas BPMDes tidak ada di kantor.

"Kata salah satu pegawai BPMDes bahwa kepala dinas sedang ada kegiatan di luar. Alasan lain juga di sampaikan Sekertaris BPMDes bahwa Kadis BPMDes sedang muncret, padahal kami tau bahwa Pak Kadis Andi Sirajudin sehat-sehat aja". Terang Ketua FKMH Harmoko.

Ketua FKMH sangat menyayangkan sikap kepala dinas BPMDes yang tidak mengindahkan surat dari pihaknya. dikatakan bahwa pihaknya akan menyelesaikan persoalan tersebut sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. 

"Kami akan menuntaskan persoalan pemungutan ini sesuai prosedur hukum, karna bagi kami ini adalah perbuatan yang membuat hancurnya pembangunan daerah dan meningkatnya tindak pidana oleh pemerintahan". Tegas Harmoko.

Harmoko menegaskan bahwa, pemungutan yang dilakukan oleh BPMdes sama sekali tidak memiliki dasar hukum apapun, bahkan dirinya sempat mendengar bahwa ada Desa yabg dipungut sampai 2 juta. 

"BPMDes tidak punya dasar yang jelas untuk melakukan pemungut 1 juta uang Desa, bahkan informasinya ada yang sampai dipungut 2 juta" tutupnya.

Reporter : Taufiqurrahman
Edito        : Subhan Forest