Ajaib! Oi Sola di Pulau Sangiang ini Hanya Mengalir Pada Musim Kemarau, Musim Hujan Malah Kering
Cari Berita

Advertisement

Ajaib! Oi Sola di Pulau Sangiang ini Hanya Mengalir Pada Musim Kemarau, Musim Hujan Malah Kering

Sabtu, 07 Oktober 2017

Beberapa orang sedang mengunjungi dan menikamti nikmatnya oi sola (foto : Yoni).
Salah satu gunung/pulau yang masih aktif tepatnya di Desa Sangiang, Kecamatan Wera Babupaten Bima Propinsi Nusa Tenggara Barat ini rupanya menyimpan sejuta sumber daya alam. Selain memiliki cerita mistis, sejarah kerajaan, peperangan Belanda dan Nippo dan air tawar di bibir pantai, Gunung Sangiang juga punya Oi Sola (Air Solar). Air yang mengalir dari gunung menuju laut (bibir pantai).

Fenomena Oi Sola (Air Solar) yang ada di gunung/pulau sangiang tersebut sangat langka dan tidak masuk di akal. dibilang Aneh iya, unik apalagi, misterius juga iya. sepertinya cocok untuk mengungkapkan keberadaan Oi Sola (Air Solar ini).

Asal usul nama Oi sola pun cukup unik, nama oi sola di ambil dari warna air yang sangat mirip dengan warna solar. OI dalam bahasa berarti Air dan sola berarti solar (BBM). oleh karnanya masyarakat setempat menyebutnya sebagai oi sola (air solar).

Oi Sola merupakan salah satu mata Air di Pulau Sangiang, Oi sola terletak disebelah timur So Rasa atau perkampungan penduduk Sangiang Pulau sebelum berpindah ke seberang Desa Sangiang akibat meletusnya gunung Sangiang puluhan tahun yang lalu.

Uniknya, Oi sola hanya mengalir pada musim kemarau, sedangkan disaat musim hujan ataupun pada saat mendung saja Oi sola tidak akan mengalir. Seolah oi sola adalah pemberian tuhan untuk masyarakat setempat dan semua makhluk yang ada dalam pulau tersebut sebagai cara untuk bertahan hidup pada musim kemarau. Masyarakat dan semua makhluk tidak akan pernah kehabisan air ketika menetap di pulau sangiang, baik di musim hujan maupun pada musim kemarau.

Anehnya, sampai dengan hari ini, tidak ada yang pernah melihat atau tau dimana letak atau asal dari mata air ini. Masyarakat hanya menikmati kesegaran air solar ini tanpa mengetahui dimana sumber mata air itu. Pernah sekali masyarakat setempat menelusuri sepanjang aliran air ini, namun tak pernah ditemukan sumbernya. Bahkan sampai dengan hari pula, belum ada satu peneliti pun yang mampu menjelaskan secara ilmiah, mengapa Oi sola hanya mengalir di musim kemarau dan bukan pada musim hujan. Jangankan hujan, mendung saja Oi sola tidak mengalir. 

Misteriusnya, terdapat beberapa makhluk hidup yang hidup pada oi sola ketika mengalir deras, seperti udang-udang, ikan-ikan air tawar dan lain-lain. Namun ketika oi sola mengering bahkan sangat kering saat musim hujan, udang-udang, ikan dan makhluk hidup lainnya hilang entah kemana. Tapi setelah oi sola mengalir lagi, udang-udang dan ikan-ikan tersebut muncul dan hidup lagi. Dimana mereka ketika oi sola mengering? Entahlah.

Sampai hari ini, masyarakat sekitar masih menggunakan oi sola sebagai sumber air ketika musim kemarau melanda. namun Debit air di tempat aliran Oi sola ini semakin lama semakin menurun, entah apa yang terjadi.

Semuanya masih misterius, entah itu memang proses alam ataukah ada sebab yang memang mampu di ilmiahkan. Tapi yang jelas oi sola itu ada dan nyata, aneh, unik, dan misterius.

Penulis : Amar Ma'ruf