Terlalu banyak, Banglades Tolak Pengungsi Rohingya
Cari Berita

Advertisement

Terlalu banyak, Banglades Tolak Pengungsi Rohingya

Sabtu, 02 September 2017

Pengungsi Rohingya (Foto : Lasdipo)
Pemerintah Banglades sempat mengajukan kerjasama operasi militer dengan Myanmar untuk melawan pasukan militan Rohingya di Rakhine, dengan harapan untuk mengindari pengungsi Rohingya melewati dan memasuki wilayah negara mereka.
Sabtu, (2/9/17).

Salah satu penjaga perbatasan Banglades mengungkapkan bahwa, dirinya ditugaskan untuk mencegah para pengungsi untuk tidak memasuki wilayah negaranya. Namun, ia tak tega melihat bayi dan anak-anak yang membutuhkan pertolongan.

"Kami sebenarnya diperintahkan untuk mencegah warga Rohingya memasuki Banglades," ujar salah satu penjaga yang tidak ingin disebut namanya. Sebagaimana yang di kutip pada Kompas.com.

"Tapi bagaimana saya bisa tega menolak untuk melindungi bayi yang baru lahir ini yang sekarat karena kedinginan?" tambahnya.

Diketahui, pernyataan Shariful Islam Jamaddar, seorang pejabat. Sebagaimana di kutip pada Kampas.com. Tentara Banglades telah menahan dan memulangkan sekitar 500 warga Rohingya yang ingin melewati perbatasan sejak Senin (28/8/2017). 

Reporter : Furkan