Diskusi Santai Mahasiswa Stisip Bima, Bahas Soal Tramadol dan Kekerasan
Cari Berita

Advertisement

Diskusi Santai Mahasiswa Stisip Bima, Bahas Soal Tramadol dan Kekerasan

Senin, 11 September 2017

Suasana Diskusi Santai Mahasiswa Stisip Bima di Warung Kopi Kios Indah
Indikatorbima.com - Diskusi santai yang dilakukan oleh beberapa aktivis mahasiswa yang berasal dari Kampus Sekolah Tinggi Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Bima di Warung Kopi Kios Indah sorot perkembangan pemuda Bima. Menurut beberapa aktivis mahasiswa ini, perkembangan pemuda Bima semakin jauh dari harapan bersama. Senin, (11/9/17).

5 mahasiswa yang tergabung dalam forum diskusi santai tersebut mengungkapkan bahwa, antara pemerintah dan mahasiswa harusnya bersinergi dalam memerangi penyahlugaan tramadol. sementara terkait fenomena kekerasan, mahasiswa diharapkan menjadi pelopor utama untuk menghentikan kekerasan baik di dalam kampus maupun di lingkungan sosialnya. 

"Pemerintah dan mahasiswa harus bersinergi untuk mensosialisasikan terkait masalah ini" tutur Nurdin ketika berdiskusi.

Sementara itu, Buhari yang mendapat giliran untuk berpendapat mengatakan bahwa, Mahasiswa harus menjadi pelopor utama dalam memberantas penyalahgunaan tramadol serta menghentikan tindak kekerasan dimanapun mahasiswa itu berada, bukan malah menjadi pelaku.

"Mahasiswa harus menjadi pelopor utama untuk menghentikan peredaran tramadol dan kekerasan dimanapun mereka berada" ujarnya.

"Mahasiswa Bima tidak boleh menjadi Pelakunya" lanjutnya.

Menurut mereka, menghidupkan kembali budaya-budaya bima adalah Salah satu cara untuk menghentikan penyalahgunaan tramadol dan tindak kekerasan di Bima. 

"Perlu di angkat kembali budaya-budaya masyarakat Bima. Nilai-nilai budaya yang berbau religius akan bermanfaat dalam mengajak pada kebaikan" kata Ilhamsyah. 

Mereka berharap, agar pemerintah sebagai pembuat kebijakan berperan aktif dan segera membuat peraturan yang mengatur tentang penyalahgunaan tramdol. Bila perlu menutup pabrik tramadol.

"Pemerintah sebagai pemegang kekuasaan harusnya segera membuat peraturan, bila perlu tutup Apotik, rumah sakit, bahkan pabrik yang menjual tramadol secara melawan hukum" jelas Sahrul.

Diskusi Santai yang menjadi budaya mahasiswa Stisip Bima tidak hanya membahas persoalan kampus, namun juga membahas persoalan-persoalan sosial yang sedang terjadi disekitar lingkungan mereka.

Reporter : Irul Lambu