Petuah Dou Mbojo (Filsafat Hidup dan Kehidupan Masyarakat Bima)
Cari Berita

Advertisement

Petuah Dou Mbojo (Filsafat Hidup dan Kehidupan Masyarakat Bima)

Rabu, 20 September 2017

Ilustrasi (foto : fimny - blogger).
Daerah Bima terletak di pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Daerah Bima memiliki petuah atau filsafat yang dianut oleh masyarakatnya. Petuah atau filsafah hidup masyarakat Bima (Dou Mbojo) yang sampai sekarang masih menjadi pegangan dalam kehidupan masyarakat Bima (Dou Mbojo).

Petuah tersebut memotifasi masyarakat Bima (Dou Mbojo) untuk berbuat baik dan bermanfaat bagi sesama maupun agama dan juga menjadi nasehat bagi masyarakat Bima (Dou Mbojo) yang pergi metantau keluar kota.

Filsafah atau petuah tersebut dikenal dengan istilah “MAJA LABO DAHU”. Maja labo dahu adalah kata yang memiliki makna yang dalam bagi kehidupan masyarajat Bima dimanaoun mereka berada. Sehingga “MAJA LABO DOHU” ini dijadikan pegangan hidup masyarakat Bima dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Istilah MAJA (malu) berarti suatu ketakutan yang besar apabila seseorang melakukan  tindakan yang tidak sopan atau melakukan kesalahan. Malu adalah sifat yang ada pada diri setiap manusia. Apabila seseorang melakukan kesalahan, ia akan merasa malu karena telah melakukan kesalahan. Jadi sifat MAJA (malu) sangat diperlukan seseorang untuk menyadari dirinya telah melakukan kesalahan.

Sementara Istilah DAHU (takut) melakukan suatu perbuatan yang tidak sesuai dengan norma agama. Jika seseorang yang memiliki sifat DAHU (takut) melakukan kesalahan, ia akan merasakan takut  karena telah melakukan perbuatan yang tidak sesuai dengan norma agama. Sehingga sifat Dahu (dahu) sangat diperlukan seseorang untuk menyadari dirinya telah melakukan kesalahan.

Maja Labo Dahu (Malu dengan Takut) memiliki arti yang berbeda tetapi saling berhubungan. Karena jika tidak adanya rasa malu maka tidak ada juga rasa takut dan juga sebaliknya. MAJA LABO DAHU adalah dasar kehidupan berbangsa dan bernegara yang dibangun dari 5 sikap hidup masyarakat Bima (Dou Mbojo) yaitu : maja, dahu, su’u sawa’u sia sawale, nggahi rawi pahu dan kataho mpara weki sura dou ma labo dana. Kelima nilai ini sangat berkaitan erat satu sama lain, terutama dalam kehiduan bermasyarakat dan bernegara.

Penulis : Karina Salsabila