Ungkapan Kekecewaan Masyarakat Sape-Lambu Jabotabek Pada Bupati Bima
Cari Berita

Advertisement

Ungkapan Kekecewaan Masyarakat Sape-Lambu Jabotabek Pada Bupati Bima

Jumat, 04 Agustus 2017

Foto bersama masyarakat Sape-Lambu Bima usai acara Halal Bi Halal di Aula Pengayoman Kementrian Hukum dan HAM (30/7). (Foto : Akun Facebook Arifuddin Hamid). 
Indikatorbima.com - Acara Halal Bi Halal Masyarakat Sape - Lambu Bima Se-Jabotabek Di Aula Pengayoman Kementrian Hukum dan HAM (30/7) berjalan cukup meriah, Namun di balik kemeriahannya, ada beberapa Masyarakat yang mengaku kecewa pada Bupati Bima, pasalnya Bupati Bima yang diundang tidak dapat hadir pada acara tersebut. Jum'at, (4/8/17).

Beberapa masyarakat Sape - Lambu Bima melalui akun Facebooknya mengungkapkan rasa kekecewaannya kepada Bupati Bima. Di antaranya datang dari akun Facebook Arifuddin Hamid dan Mulyadin Ahmad.

"Bersama beberapa Anggota DPRD Kab. Bima dalam acara Halal Bi Halal Masyarakat Sape-Lambu se-Jabodetabek di Aula Pengayoman, Kementerian Hukum dan HAM (30/7). Acara ini berlangsung dengan meriah meskipun sangat disayangkan tidak dihadiri oleh Bupati/Wakil Bupati Bima. Kita berharap ke depan bupati/wakil dapat meluangkan waktu untuk berjumpa muka sehingga dapat menjadi jumpa pikiran dan hati demi pembangunan daerah yang lebih optimal" tulis Akun Facebook Arifuddin Hamid yang di unggah pada tanggal 3 agustus 2017 yang lalu.

Sementara itu, masyarakat Sape - Lambu Bima lainnya Mulyadin Ahmad, tidak hanya mengungkapkan rasa kekecewaannya, namun juga menyinggung terkait dengan pembentukan kabupaten baru untuk bima. Bahkan ia juga sempat menyinggung Bupati Bima yang terkesan pilih Kasih.

"Cuman Sudah beberapa Kali Bupati dan Wakil Bupati Bima diundang sama Masyarakat Sape Lambu Tak Mau Hadir. Kalau diundang sama Masyarakat lainnya dia Hadir di Jakarta. Ini pertanda Baik bahwa Bupati mau pisahkan cepat Pembentukan Kab. Baru yang namanya Kab. Salaw (Sape, Lambu, Langgudu Wawo, Wera dan Waworada)" tulis akun facebook Mulyadi Ahmad Pada Kolom komentar pada tanggal 3 Agustus 2017 yang lalu.

Sampai dengan berita ini di tulis, pihak-pihak terkait belum dapat dihubungi oleh indikator bima news untuk di mintai keterangan lebih lanjut. Termasuk Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri.

Pewarta : Furkan