Minta Klarifikasi Program Rumah Layak Huni, Pemuda Ini Malah Dipukul Aparat Desa
Cari Berita

Advertisement

Minta Klarifikasi Program Rumah Layak Huni, Pemuda Ini Malah Dipukul Aparat Desa

Rabu, 02 Agustus 2017

Foto : Hasan (Korban Pemukulan) 
Indikatorbima.com - Seorang Pemuda warga Desa Dori Dungga Kecamatan Donggo Kabupaten Bima di pukul oleh aparatur pada hari Sabtu sekitar pukul 11.00 siang di Dusun Lare'u  Desa Donggo, diduga motif pemukulan tersebut karena pemuda desa mengkritik pelaksanaan program Rumah layah huni dari Kementrian Sosial. Rabu, (2/8/2017).

Kronologis pemukulan terhadap Saiful warga Desa Dori Dungga Ketika mendatangi kantor Desa Dori, Kedatangan Saiful Bersama Kawan-kawannya bermaksud meminta klarifikasi terkait dengan dugaan penyimpangan yang dilakukan oleh aparat desa dalam melaksanakan program Rumah layak huni dari kemensos RI. Alih-alih mendapatkan klarifikasi Saiful malah dipukuli oleh salah seorang aparat desa berinisial S.

"Benar, Karena kami kelompok pemuda dan mahasiswa bermaksud meminta klarifikasi program yg masuk di Dusun tersebut yaitu program rumah layak huni dri kemensos " kata Hasan kepada Indikator Bima ketika di konfirmasi melalui Via WhatsApp.

"Kami datang untuk meminta klarifikasi, terkait dugaan masyarakat adanya penyelewengan dana bantuan rumah layak huni dari kemensos" tambahnya.

Sementara ketika ditanya apakah pemukulan tersebut akan dibawa ke ranah hukum, Hasan mengatakan bahwa, dirinya masih mencari pertimbangan.

"Saya akan mempertimbangkannya" katanya.

Program rumah layak huni dari Kementrian Sosial (Kemensos) ini memang disambut baik oleh masyarakat, namun karena masih diduga kuat terjadinya penyimpangan dalam pelaksanaannya, Program ini telah menimbulkan kerisauan.

Pewarta : Andi