Sambut Bupati Bima Pemuda Dan Mahasiswa Blokir Jalan
Cari Berita

Advertisement

Sambut Bupati Bima Pemuda Dan Mahasiswa Blokir Jalan

Senin, 24 Juli 2017

Suasana Pemblokiran jalan dan mediasi yang dilakukan oleh beberapa aparat kepada masa aksi
Indikatorbima.com - Sambut kedatangan Bupati Bima di kecamatan Wera, Sejumlah Pemudan dan Mahasiswa Bima melakukan aksi blokir jalan (23/7) di Desa Sangiang, kecamatan Wera, Kabupaten Bima. Senin, (24/7/17).

Aksi blokir jalan yang dilakukan oleh 5 orang tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewan dan protes kepada pemerintah Kabupaten Bima yang lamban menangani proses pemberian bantuan kepada para korban bencana kebakaran.

"Kami kecewa dengan pemerintah daerah, mereka tidak perduli dengan nasib para korban kebakaran" kata Bimbo, salah satu pemuda yang melakukan aksi Kepada Indikator Bima.

Aksi yang berlangsung kurang lebih satu jam tersebut membuat jalan ke arah sangiang baru lumpuh total, beberapa kali aparat kepolisian, danramil dan Polpp mencoba melalukan mediasi namun pemuda dan mahasiswa bersikeras untuk tetap di tempat sampai Bupati Bima bertemu dengan para Korban.
Mediasi antara masa aksi dan aparat
"Kami akan tetap berdiri tegak disini, apapun yang terjadi kami siap menanggung resikonya sampai bupati datang bertemu dengan para korban" Ujar Igon Nusuki salah satu mahasiswa yang melakukan aksi.  
Di tempat yang sama, Furkan selaku koordinator aksi menerangkan bahwa aksi tersebut terpaksa dilakukan dengan harapan pemerintah kabupaten Bima Khususnya Bupati Bima mendengarkan dan segera melakukan upaya untuk membantu para korban kebakaran. 

"Sebenarnya kami tidak mau melakukan aksi ini, namun harus kami lakukan agar pemerintah kabupaten bima segera bertindak memenuhi hak masyarakat" terangnya.

"Sudah tiga Bulan para korban bencana kebakaran terlantar tak tentu arah, menumpang dirumah orang, bayangkan saja tiga Bulan lamannya. Lalu apa yang dilakukan oleh pemerintah selama ini, kasihan mereka, bantuan itu hak mereka" tambahnya.

Aksi tersebut sempat ricuh ketika pemerintah Desa Sangiang membuka paksa blokir jalan. Sempat terjadi dorong-dorongan antara pemerintah Desa Dengan masa aksi namun, suasana dapat diredam ketika salah satu tokoh masyarakat mengamankan koordinator aksi secara kekeluargaan.

Pewarta : Yoni