Korban Penyandraan Diseret, Pistol di kepala pisau dileher
Cari Berita

Advertisement

Korban Penyandraan Diseret, Pistol di kepala pisau dileher

Minggu, 09 Juli 2017

Jona Korban Penyandraan terbaring lemah ketika di kunjungi oleh keluarga dan kerabat. 
Indikatorbima.com - Jona (22) tahun warga desa sangiang korban penyandaraan yang dilakukan oleh ilias (24) tahun warga desa nangawera, kecamatan wera kabupaten bima. Pelaku membawa senjata api berupa Pistol/bedil rakitan, satu parang, satu pisau dan satu panah. Minggu, (9/7/17).

Diduga motif pelaku melakukan penyandaraan karna sakit hati mendengar jona yang sudah bertunangan dengan laki-laki lain, pelaku diketahui adalah mantan pacar korban yang sudah putus setahun yang lalu.

"Dia mantan saya, sudah putus setahun yang lalu" terang Jona kepada indikator bima.

Berdasarkan keterangan korban, Kejadian yang mengerikan tersebut terjadi dirumah korban yang bertempat di dusun doroma Rt 11 Rw 06 desa sangiang sekitar pukul 03.00 wita. Pelaku mengawali tindakannya dengan membobol rumah korban dibagian belakang, kemudian pelaku langsung masuk mendatangi korban yang sedang tidur.

"Sekitar jam 3, dia membobol rumah dan masuk mendatangi saya" ujar Jona kepada indikator bima.

Awalnya korban mengira bahwa pelaku adalah tunangannya, korban sempat bertanya siapa kepada pelaku. Namun tiba-tiba pelaku langsung menyeret korban dari tempat tidur dengan menarik rambut korban lalu menodong korban dengan pistol dan meletakan sebuah pisau di leher korban.

"Kepala saya di todong pake pistolnya, leher saya ada pisau juga" kata jona.

Ibu kandung korban Hadijah (70) tahun yang juga sebagai Korban berusaha untuk menolong anaknya dengan menarik tangan jona, namun pelaku langsung mendorong ibu korban hingga terjatuh. Setelah itu pelaku langsung menyeret paksa korban untuk turun dari rumah hingga ke jalan Raya. 
Kondisi ibu kandung korban, kadang menjerit sakit pada punggungnya. 
"Rambut saya ditarik, lalu dia menyeret saya. Ibu berusaha menolong menarik tangan saya, tapi ibu saya juga diserang" ungkap Jona.

Hingga saat ini, Korban masih Mengalami trauma dan luka dibeberapa bagian tubuh seperti dibagian kaki, tangan, dan tubuhnya lebam akibat diseret secara paksa oleh pelaku. Sementara ibunya diduga mengalami patah tulang punggung.

Sementara itu, keluarga korban sudah melaporkan kejadian tersebut kepada kapolsek wera. pelaku berhasil kabur, hingga saat ini masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Pewarta : Furkan