Wisata Duwe Kasi Pahu Kecamatan Lambitu
Cari Berita

Advertisement

Wisata Duwe Kasi Pahu Kecamatan Lambitu

Kamis, 22 Juni 2017

Foto : Suasana Pemandangan di atas Gunung Lambitu

Indikatorbima.com - Berbicara tentang bima ,tentu tidak akan ada habisnya, bima yang memiliki keanekaragaman budaya dan adat istiadat yang sangat multikultural tentu menjadi nilai yang sangat berharga bagi bima untuk tetap di lestarikan oleh generasi muda.

Salah satu daerah yang memiliki keunikan tersendiri di kabupaten bima yakni kecamatan lambitu, kacamatan yang terdapat di kaki gunung lambitu ini tentu sangat unik untuk di cermati dan di kunjungi, melihat dari budaya, pariwisata, dan bahasa yang memang memiliki keunikan yang berbeda dari daerah bima lainya.

Masyarakat dou donggo ele (pegunungan timur) merupakan sebutan bagi masyarakat lambitu yang berada di kaki gunung lambitu. Lambitu merupakan nama sebuah gugusan pegunungan di sisi tenggara bima dalam bahasa bima lambitu berarti runcing menjulang. Masyarakat lambitu merupakan cikal bakal masyarakat bima asli.

Budaya yang masih kental di pegang oleh masyarakat lambitu tentu menjadi salah satu faktor sehingga sampai sekarang dapat terjaga kelestarian budaya, adat istiadat masyarakat sambori. Pariwisata alam menjadi salah satu ciri khas dari kecamatan lambitu, salah satu wisata alam dari beberapa wisata alam yang berada di kecamatan lambitu yang sangat bersejarah yang sampai hari ini masih tumbuh yakni Duwe Kasi Pahu (Duwe= Artinya Duwet (Jamblang), Kasi Pahu (Sendiri). Melihat dari namanya tentu sangat unik, mengingat pohon duwe (duwet jamblang).

Asal mula di namakan duwe kasi oahi ini di karenakan pohon duwet yang hanya tumbuh dengan sendirinya tanpa ada pohon duwet di sekitarnya dan berada di puncak gunung lambitu. Selain dari sejarahnya, keunikan duwe kasi pahu bukan hanya dari namanya akan tetapi memang sudah ada dari zaman ncuhi kesultanan bima sampai sekarang. Duwe kasi pahu ini berada di puncak gunung lambitu sangat menarik untuk di kunjungi oleh para wisatawan regional, nasional maupun mancanegara. Selain kita bisa melihat sunrise pada waktu fajar kita bisa melihat indahnya bima dari atas puncak gunung lambitu ini.

Tempat untuk kemping (kemah) merupakan pilihan yang cocok di duwe kasi pahi ini. Jarak yang dapat di tempuh dari kota bima menuju kecamatan lambitu dengan kendaraan bermotor yakni sekitar 1 jam setengah. Selama perjalanan menuju kecamatan lambitu kita akan di suguhi dengan pemandangan indah dan cuaca dingin. Kita dapat menyimpan kendaraan kita di desa sambori untuk dapat melanjutkan perjalananan ke duwe kasi pahu. Sesampainya di desa sambori kita dapat menempuh untuk menuju duwe kasi pahu dengan berjalan kaki sekitar 2 jam. Selama perjalan menuju duwe kasi pahu yang masih jalan setapak dan di nikmati dengan kicauan burung dan pohon pohon yang masih rindang tentu menjadi perjalanan yang tidak bisa di lupakan. Selain itu kita dapat melihat indahnya gurun rumput savana dan menikmati indahnya negeri di awan di atas puncak duwe kasi pahu.

Lambitu yang memiliki kekayaan alam dan keindahan alam yang sangat luar biasa menjadi salah satu tempat destinasi wisata kabupaten bima yang harus di jaga kelestarianya, upaya pemerintah desa, karang taruna dan lembaga swadaya masyarakat tentu sangat berperan penting dalam menjaga keindahan duwe kasi pahu ini mengingat untuk ke depanya dapat di jadikan sebagai aset pariwisata alam bagi kabupaten bima yang tentu menjadi ciri khas dan perlu di kembangkan untuk kemajuan pariwisata kabupaten bima.