Tindak Lanjut Untuk Korban Kebakaran Pemdes Sangiang Siapkan Dana 30 Jt, Pemkab Bima Belum
Cari Berita

Advertisement

Tindak Lanjut Untuk Korban Kebakaran Pemdes Sangiang Siapkan Dana 30 Jt, Pemkab Bima Belum

Selasa, 27 Juni 2017

Hj. Indah Dhamayanti Putri foto bersama Para korban bencana kebakaran desa sangiang. (Foto : akun Facebook Muhammad Shalihi) 
Indikatorbima.com - Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri atau yang akrab disapa Umi Dinda Pernah Mendatangi langsung Para korban Bencana dan berpose bersama para korban. Ia Pernah Menitipkan Amanah Kepada kepala Desa Sangiang Untuk Segera menyetorkan Berkas atau data terkait data kerugian para korban. Amanah sudah dilaksanakan, namun sampai hari ini belum ada kabar dari Pemerintah Daerah. (27/6/17).

Seperti yang dikutip disalah satu media pemberitaan, sebelum berpose bersama para korban. Umi Dinda sempat memberikan bantuan uang tunai sebanyak 10,5 juta kepada 7 korban kebakaran menggunakan uang pribadinya sendiri (17/4).

Perihal amanah dari Bupati Bima untuk segera menyerahkan Berkas terkait data perkiraan kerugian yang di alami oleh para korban kebakaran telah dilaksanakan oleh pemerintah desa Sangiang berselang seminggu setelah kejadian. Kepala desa Sangiang, M. Saleh, mengaku telah menyerahkan Berkas tersebut kepada pemerintah Kabupaten (Pemkab) dengan harapan segera di tindak lanjuti untuk mendapat bantuan dari pemerintah Daerah.

"Jadi, pihak pemerintah desa sudah menindaklanjuti satu minggu setelah bencana kejadian kebakaran. kami sudah sampaikan terkait dengan kerugian korban bencana" ungkanya.

"Jadi kami sudah surati semua dinas-dinas terkait, di dispenda sendiri melalui kabag umum dan kesra, di bagian bencana melalui BPBD" tambahnya.

Namun, setelah 2 Bulan berlalu, tindak lanjut dari pemdes sangiang pun belum ada tanggapan dari pemkab. Dia Akui M. Saleh bahwa sampai dengan hari ini belum ada tindak lanjut dari pemkab.

"Aaa, belum ada, iya belum ada tindak lanjut" katanya.

Lebih lanjut, M. Saleh mengungkapkan bahwa pemdes sangiang sering berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten. Namun ia menyadari bahwa semua butuh proses. 

"Kami sering berkomunikasi dan berkoordinasi, semua butuh proseslah jadi nggak segampang itu" terangnya.

"Tapi kami yakin, pasti ada bantuan" tambahnya.

Menurut ketentuan Peraturan Pemerintah No. 21 Tahun 2008 Tentang Penyelenggaraan Penanggulan Bencana pada Pasal 67 ayat (1) telah mengatur secara tegas tentang bagaimana tata cara pemberian bantuan perbaikan rumah masyarakat korban bencana. bahwa perbaikan tersebut merupakan bantuan Pemerintah sebagai stimulan untuk membantu masyarakat memperbaiki rumahnya yang mengalami kerusakan akibat bencana untuk dapat dihuni kembali.