2 tahun dilaporkan. Kasus pungli prona desa sangiang, hilang tanpa kabar.
Cari Berita

Advertisement

2 tahun dilaporkan. Kasus pungli prona desa sangiang, hilang tanpa kabar.

Selasa, 20 Juni 2017

Foto : kantor BPN Kabupaten Bima
Indikatorbima.com - Kasus dugaan Tindak pidana pungutan liar dalam pelaksanaan program nasional Agraria (prona) di desa sangiang yang dilakukan oleh Beberapa Aparatur desa sangiang, sudah di laporkan oleh Furkan, S.A kepada Kapolres Bima Kota Unit Tindak pidana korupsi (Tipikor) dua tahun yang lalu. Namun sampai hari ini tidak ada kejelasan terkait penyelesaian kasus tersebut. (20/6/17).

Furkan, S.A sudah melaporkan melaporkan Fahlan (mantan kaur keuangan desa sangiang) dua tahun yang lalu tepatnya tanggal 9 juli 2015 kepada kapolres Bima kota unit tipikor terkait dugaan tindak pidana pungutan liar dalam pelaksanaan prona di desa sangiang.

"Saya sudah melaporkan pak fahlan kepada kapolres Bima kota di unit tipikor 9 juli 2015, sampai sekarang belum ada penyelesaian" ujarnya kepada indikator Bima.

Lebih lanjut Furkan mengungkapkan bahwa, dirinya telah berulang kali menghubungi penyidik yang menangani kasus yang ia laporkan untuk mengetahui perkembangan kasus yang ia laporkan, namun penyidik enggan menanggapi.

"Saya sudah menghubungi penyidik beberapa kali, sering tidak ada tanggapan, ada apa?" jelasnya.

Furkan menyatakan bahwa dirinya akan tetap komitmen menegakkan hukum di kecamatan wera.

"Sampai langit runtuhpun hukum harus tetap di tegakkan di tanah wera" tegasnya.

Dalam waktu dekat Furkan bersama kawan-kawannya akan mendatangi penyidik untuk menanyakan kelanjutan dan perkembangan kasus dugaan pungli yang ia laporkan.